"Halo, bang," balas Arsya mengangkat telapak tangannya tapi nada suaranya datar.
"Lagi di mana Arsya ini?" tanya Tama ke Dede.
"Di Jakarta, bang, baru pulang dari sini dia tadi pagi."
"Ooo ...kata Tanti tadi Arsya kuliah di Manchester, masih libur ya disana, Sya?"
"Nggak bang, lagi nengok pacar aja ke Medan," jawab Arsya.
"Wuih ... istimewa kali pacarmu itu ya."
"Iya lah."
"Anak mana lagi itu?"
"Itu yang disebelah abang."
Tama menoleh ke Dede.
"Dede?"
"Iya, izin bang ... Dede sudah jadi pacarku ya sekarang, nggak boleh dekat - dekat lagi," kata Arsya.
Tama tertawa.
"Iya ... iya, nggak dekat - dekat lah aku sama Dede, jadi nggak enak aku."
Dede memutar bola matanya malas, sedangkan Tanti cekikikan walau tidak bisa dilihat Arsya.
"Lanjut ya, sukses, Sya.." ucap Tama lagi lalu