Arsya berdeham kecil, lalu melanjutkan,
"Aku nelpon ini mau ngasih tahu, jangan lupa nanti kalau ke sana bawa baju warna - warna netral."
Dede berkedip cepat beberapa kali.
"Baju? Warna netral? Maksudnya kenapa harus diatur gitu warnanya?" tanya Dede heran, baru ini dia mendengar Arsya peduli sama warna baju.
"Biar matching outfit kita," jawab Arsya cepat.
"Kan jadi bagus pas di fotonya, kayak dulu waktu kita liburan sama - sama, kan baju kita mirip-mirip padahal nggak janjian ... tone-nya sama. Bagus kan hasilnya?" tambah Arsya.
Valen akhirnya menoleh penuh ke arah Dede.
"Outfit yang sama?" ulangnya pelan, tapi tajam.
Arsya mendengar pertanyaan itu, walaupun geram karena Valen ikut berkomentar tapi dia berusaha menulikan telinganya.
Sementara Dede hanya mengangkat bahu sedikit,