"Kursinya empuk kali," komentarnya dengan wajah senang.
Tak lama kemudian setelah semua penumpang masuk ke dalam kereta, kereta mulai bergerak perlahan. Tanti langsung mencondongkan tubuh ke arah jendela.
"Ini masih pelan, kan?" tanyanya sekedar memastikan kalau pergerakan kereta tidak selambat ini.
"Iya, lihat itu di atas, ada indikator kecepatannya," jawab Arman sambil menunjukkan layar kecil tentang inforasi perjalanan mereka.
"Oh iya."
Beberapa menit kemudian, Whoosh mulai melaju lebih cepat.
"Sudah ngebut kok nggak terasa ya?" tanya Tanti heran.
Ketika kecepatan stabil di angka tinggi, Tanti justru tertawa sendiri.
"Eh, tapi nggak pusing ya. Aku kira kayak naik wahana."
"Itu karena teknologinya bagus," jelas Arsya sok serius. "Pesawat aja lebih cepat dari ini kan nggak teras