"Mana ada, Dek," bantah Dede.
"Yang ada dia yang ngebully Dede nyuruh jauh - jauh dari Arsya," jawab Tanti cepat.
'Krik ... krik .. krik..'
Suasana hening sesaat. Dede melotot.
Arsya lebih lagi.
Arman diam menahan senyum.
"Eh maksudku nggak gitu ... eh cemana ya ceritanya, kok mendadak lupa aku, ya ..." Tanti menggumam sendiri, mau meralat tidak mungkin, mau melanjutkan apa lagi.
Arsya menoleh ke Dede. "Kapan dia bilang begitu?"
"Nggak tahu aku, tanya aja lah sama yang ngomong barusan ..." jawab Dede sambil menunjuk ke arah Tanti memakai dagunya. Arsya beralih menatap Tanti. "Kapan Sandra bilang gitu ke Dede?"
Tanti yang ceplas ceplos itu mendadak gagu sekarang.
"Duh ... kek mana ini ngomongnya."
"Terus terang aja, jangan kayak Adek dulu ... sudah meledak baru ketahuan. A