Setelah menghabiskan teh hangatnya, Dede pun pamit naik ke atas. Papa dan Mamanya juga masuk ke kamar mereka. Mereka akan bertemu lagi nanti setelah magrib untuk makan malam bersama.
Di kamar, Dede merebahkan diri sebentar di kasur. Sore masih panjang. Dengan rasa iseng, dia mengambil ponselnya.
Dede menatap layar beberapa detik, lalu membuka kontak.
Dede memutuskan menelepon Tanti, mumpung sore masih panjang dan suasana rumah sedang sepi. Dia rebahan di kasur, satu tangan memegang ponsel, matanya menatap ke sembarang arah sambil menunggu nada sambung
Namun baru beberapa detik, panggilan itu gagal. Suara ponsel memberitahukan bahwa Tanti sedang sibuk di panggilan lain.
"Telepon siapa dia?" gumam Dede pelan, alisnya sedikit mengernyit sambil kembali menatap layar.
Rasa penasaran itu m